Minggu, 06 November 2011

SKRIPSI

Abstrak

Rohman, Fatkhur. 2011. Hubungan antara Kedisiplinan Menjalankan Sholat Wajib dengan Kontrol Diri Pada Santri Pesantren Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Skripsi. Fakultas Psikologi. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci : Disiplin, Sholat, Kontrol Diri

Masa remaja merupakan suatu periode peralihan, suatu masa perubahan, usia bermasalah, saat dimana individu mencari identitas, masa yang tidak realistis, masa yang banyak terjadi dorongan-dorongan kearah negatif, maka dari itu remaja sangat penting memiliki kemampuan kontrol diri yang baik dengan cara lebih medekatkan diri kepada Allah SWT malalui rutinitas menjalankan kedisiplinan sholat agar mampu mengontrol diri ke arah yang lebih positif. Kontrol diri adalah kemampuan individu dalam mengatur, membimbing dan mengarahkan emosi, dan dorongan-dorongan dalam dirinya ke arah yang lebih positif. Kontrol diri banyak di pengaruhi oleh banyak aspek, salahsatunya adalah kedisiplinan menjalanakn sholat wajib. Dengan menjalanakan kedisiplinan sholat wajib maka 1) individu akan lebih mampu meningkatkan iman kepada Allah, rasa takut, ketenangan jiwa, serta mengesankan kebesaran dan kekuasaan-Nya. 2) Mendidik dan melatih individu agar dapat menghadapi segala kesulitan dengan hati yang mantap, tenang, dan matang. 3) Menjadi penghalang untuk mengerjakan kemungkaran dan keburukan. Sehingga apabila individu mampu menjalankan kedisiplinan sholat dengan baik maka individu tersebut akan mampu mengontrol dirinya dengan baik, dan sebaliknya
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat disiplin menjalankan sholat wajib dan kontrol diri serta hubungan antara kedisiplinan menjalankan sholat wajib dengan kontrol diri pada santri pesantren Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dimana data yang diperoleh dari hasil penelitian digunakan untuk mengungkap sejumlah variabel yang ditentukan. Sampel yang diambil 25% dari 160 santri sehingga ditemukan 40 santri, tekniknya menggunakan stratified random sampling. Instrument penelitian mengggunakan dokumentasi, wawancara, dan angket meliputi disiplin menjalankan sholat wajib berjumlah 42 aitem; 15 aitem gugur dan 27 item valid yang memiliki reliabilitas 0,919, serta angket kontrol diri berjumlah 43 aitem; 15 aitem gugur dan 33 item valid yang memiliki reliabilitas 0,922. Data analisis menggunakan Prosentase dan Product Moment dari Pearson dengan bantuan SPSS versi 16 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat disiplin menjalankan sholat wajib dan kontrol diri berada pada tingkat sedang yang ditunjukkan untuk disiplin menjalankan sholat wajib prosentasinya mencapai 65% dari 26 responden dan untuk kontrol diri prosentasenya mencapai 75% dari 30 responden. Sedangkan korelasi (r) diperoleh hasil nilai koefisiensi korelasi mencapai 0,724 (rhit 0,724 > rtabel 0,316), atau korelasi positif dengan nilai probabilitas 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikan sebesar 5% (0,000<0,05). Maka artinya ada hubungan positif yang signifikan antara disiplin menjalankan sholat wajib dengan kontrol diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar